1 Apakah jenis transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan?

Trafo atau transformator merupakan salah satu komponen yang diperlukan hampir dalam semua jenis rangkaian elektronika.

Trafo adalah alat yang memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik. Oleh karena itu trafo atau transformator ini memiliki jenis jenis trafo yang memiliki bentuk, struktur, kegunaan dan fungsi yang berbeda-beda.

Pada dasarnya transformator ialah sebuah komponen yang terdiri dari lilitan tembaga yang disusun sedemikian rupa yang berfungsi untuk memindahkan daya pada lilitan primer pada lilitan sekunder yang dihasilkan dari fluks magnet bolak balik yang menginduksikan gaya gerak listrik.

Trafo dapat ditemukan pada sistem transmisi listrik, industri dan berbagai peralatan elektronik seperti televisi, komputer, gadget dan lain sebagainya.

Semua trafo tersebut memiliki perbedaan dari segi bentuk dan ukuran, tetapi masih memiliki prinsip kerja yang sama.

Mengenal Jenis-Jenis Trafo atau Transformator

1 Apakah jenis transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan?
Sumber: bambangdjadja.com

Setelah disinggung di atas, transformator memiliki banyak sekali jenis, sehingga di artikel ini kami akan menjelaskan apa saja jenis-jenis trafo yang perlu Anda ketahui.

NoJenis-jenis Trafo
1Trafo Step-Up Step-Down
2Trafo Frekuensi
3Trafo Switching
4Autotransformator
5Trafo Isolasi
6Trafo Pulsa
tabel macam macam trafo

1. Trafo Step-Up Step-Down

Yang pertama ialah trafo step-up dan step-down, keduanya memiliki fungsi masing-masing yang diperlukan oleh supply rangkaian alat elektronika tertentu. Adapun penjelasan lengkapnya ialah sebagai berikut :

1. Trafo Step-Up

Trafo step-up ialah jenis transformator yang berfungsi untuk menaikan tegangan. Trafo step-up seringkali digunakan pada pembangkit tenaga listrik sebagai peningkat tegangan yang dihasilkan oleh generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh.

Sebagai contoh sumber daya listrik memiliki tegangan 130 volt, sedangkan alat elektronika membutuhkan tegangan listrik sebesar 150 volt, maka dibutuhkan trafo step-up untuk menjalankanya.

Karena berfungsi untuk menaikan tegangan, maka strafo step-up membutuhkan lilitan sekunder yang lebih banyak dibandingkan dengan lilitan primer. Trafo ini seringkali ditemui pada alat elektronik yang memerlukan tegangan tinggi seperti televisi, inverter dan lain sebagainya.

Baca juga: 6 Penyebab Arus Listrik Lemah dan Cara Mengatasinya

2. Trafo Step-Down

Jika tadi ada trafo step-up yang berfungsi untuk menaikan tegangan, trafo step-down memiliki fungsi sebaliknya. Transformator step-down berfungsi untuk menurunkan tegangan, karena memiliki lilitan sekunder lebih sedikit ketimbang lilitan primer. Trafo ini juga dapat ditemui dengan mudah seperti pada adaptor AC-DC.

2. Trafo Frekuensi

Trafo frekuensi dapat dibagi menjadi tiga buah kelompok yang dapat dibedakan dari berapa besar frekuensi trafo tersebut berjalan. Adapun kelompok tersebut, terdiri dari trafo frekuensi rendah, menengah dan tinggi.

1. Trafo Frekuensi Rendah

Trafo frekuensi rendah merupakan trafo yang bekerja pada frekuensi audio antara 20 Hz sampai dengan 20 KHz dan frekuensi diatasnya selama masih dalam cakupan frekuensi rendah. Trafo jenis ini biasanya menggunakan inti besi lunak, sebagai contoh ialah trafo input/output (I/O) dan trafo adaptor.

2. Trafo Frekuensi Menengah

Trafo ini seringkali disebut dengan nama trafo IF (Intermediate Frequency) yang banyak digunakan pada radio penerima AM/FM dan bekerja pada frekuensi 455 KHz/10.7 MHz. Pada trafo ini sudah terdapat lilitan primer dan sekunder yang sudah di paralel dengan sebuah kapasitor khusus yang menjadi sebuah rangkaian resonansi L-C.

3. Trafo Frekuensi Tinggi

Trafo frekuensi tinggi banyak digunakan untuk keperluan pembangkitan frekuensi (osilator), lilitan resonansi dan flyback pada rangkaian TV tabung. Trafo jenis ini seringkali disebut spul osilator, sebuah lilitan osilator yang memiliki dua jenis yaitu osilator hartley dan osilator coolpits.

Baca juga: Cara Menghemat Listrik Rumah Tangga

3. Trafo Switching

Trafo switching merupakan salah satu komponen trafo yang digunakan untuk teknologi switching pada sebuah power supply. Power supply yang menggunakan sistem pembangkitan frekuensi tinggi yang mempunyai efisiensi lebih baik daripada power suppy yang menggunakan trafo dengan frekuensi rendah. Trafo jenis ini seringkali digunakan pada alat elektronika modern, seperti printer, DVD player, PSU komputer dan lain sebagainya.

4. Autotransformator

Autotransformator merupakan jenis trafo yang hanya memiliki satu lilitan yang berlanjut secara listirk dengan sadapan tengah. Dalam trafo ini, sebagian lilitan primer juga merupakan lilitan sekunder.

Fasa arus dalam lilitan sekunder selau berlawanan dengan arus primer, sehingga untuk tarif daya yang sama lilitan sekunder bisa dibuat dengan kawat yang lebih tipis dibandingkan transformator biasa.

Baca juga: Tips Instalasi Listrik Rumah, Mudah, Cepat, dan Aman

5. Trafo Isolasi

Trafo isolasi memiliki jumlah lilitan yang sama antara lilitan sekunder dan lilitan primer, sehingga memiliki teganngan yang sama natara sekunder dan primer. Trafo ini digunakan untuk memisahkan peralatan atau beban listrik dari sumber listrik.

Listrik dari sumber yang mengalir pada lilitan primer akan diinduksikan ke pada lilitan sekunder yang dapat digunakan oleh peralatan-peralatan listrik. Semua trafo isolasi memiliki perbandingan jumlah lilitan yang sama yaitu 1 : 1 antara lilitan primer dan sekunder.

6. Trafo Pulsa

Trafo pulsa merupakan transformator yang didesain khusus untuk mengeluarkan gelombang pulsa. Trafo ini biasanya menggunakan bahan yang cepat naik, sehingga ketika pada titik tertentu arus primer akan menghasilkan fluks magnet pada saat arus pada lilitan primer berbalik arah.

Penutup dan Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa jenis-jenis trafo yang patut Anda ketahui dalam rangkaian sistem elektronika.

Trafo dapat ditemukan dari berbagai alat elektronika yang memiliki fungsi, bentuk dan lain sebagianya. Tetapi tetap saja transformator atau trafo memiliki konsep kerja yang sama, hanya berbeda pada beberapa aspeknya saja.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Source feature image: sewatama.com

Usaha yang diperlukan untuk memindahkan benda yang massanya 4 kg dari ketinggian 2 m ke ketinggian 4,8 m jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 adalah … .

dua muatan sejenis besarnya +3.10^6C dan +9.10^4C.jika jarak kedua muatan 9cm,berapakah gaya coloumb yang dialami kedua muatan tersebut​

Bagaimana Hubungan gaya sentripental terhadap kecepatan putar ?

Sebuah tangki dengan ukuran 2,5 × 2,0 x 2,0 di isi air dengan ketinggian 1,25 m sisanya di isi minyak, Tangki tersebut terbuka ke udara. Rapat massa m … inyak (P=0,8) dan rapat relatif air (P= 1.000 kg). Hitung dan gambarkan distribusi tekanan pada dinding dasar tangki, Hitung pula gaya yang bekerja arah panjang, lebar, dan dasar tangki?​

Carilah materi tentang keberanian sebanyak mungkin​