Diagram orbital yang paling tepat untuk terakhir dari unsur Y adalah Nomor Atom He 2 Ne 10 Ar 18

Hai Sobat Pintar! Kalian masih ingat nggak sih, sama materi konfigurasi elektron? Ini materi kelas 10 MIA loh, masa iya udah nggak inget ?

Bagaimana dengan diagram orbital, Sobat? Apakah kalian masih kenal dengan mereka? Yuk, kita cek pemahaman kalian tentang mereka!

Pengertian Konfigurasi Elektron


Sumber: chem.co.id

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron dalam tingkat energi di sekitar inti atom. Menurutteori atom,keberadaan elektron menempati beberapa tingkat dari kulit pertama yang terdekat dengan inti atom, yaitu kulit K, hingga kulit ketujuh Q, yang memiliki letak paling jauh dari inti atom. Oleh karena itulah, konfigurasi elektron disempurnakan dengan model mekanika kuantum yang menggunakan empat jenis subkulit untuk menggambarkan orbital elektron dalam suatu atom, tergambar dalam gambar diatas sebagai gambar struktur atom berdasarkan teori mekanika kuantum.

Untuk membuat konfigurasi elektron dengan teori mekanika kuantum, ada satu gambar yang harus kalian pahami dulu sebelum membuat konfigurasi elektron berdasarkan orbital atom. Coba perhatikan gambar di bawah ini.


Sumber: maretong.com

Gambar di atas adalah urutan tingkat energi kulit dan subkulit suatu atom. Ada 4 subkulit yaitu s, p, d, dan f. Angka sebelum subkulit menunjukkan kulit. Subkulit 1s punya tingkat energi paling rendah, lalu naik ke subkulit 2s, 2p, 3s, 3p, sampai terakhir yang paling tinggi 8s. Pastinya, elektron yang bisa mengisi subkulit tertentu juga terbatas. Setiap subkulit memiliki kapasitas maksimal yang berbeda-beda untuk dapat menampung elektron.

1. Subkulit s menampung maksimal 2 elektron.
2. Subkulit p menampung maksimal 6 elektron.
3. Subkulit d menampung maksimal 10 elektron.
4. Subkulit f menampung maksimal 14 elektron.

Cara penulisan orbital dengan jumlah elektronnya adalah dengan menuliskan nomor kulit diikuti orbital, kemudian jumlah elektron yang terdapat dalam orbital tersebut (indeks diatas).
Contoh: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 ........

Contoh soal Konfigurasi Elektron

Tentukan konfigurasi elektron dari 20Ca!
Jawab:
Ca memiliki jumlah elektron 20, maka konfigurasinya adalah:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2

Aturan Penuh/Setengah Penuh

Aturan penuh dan setengah penuh pada konfigurasi elektron menyatakan bahwa suatu elektron dapat berpindah ke orbital lain untuk mencapai susunan yang lebih stabil. Aturan penuh/setengah penuh ini diterapkan untuk konfigurasi elektron yang memiliki akhir, yaitu pada subkulit d.

Sebagai contoh yaitu pada atom Cu yang memiliki konfigurasi akhir pada orbital 3d. Kita menggambarkan konfigurasi atom Cu tanpa aturan penuh/setengah penuh dengan konfigurasi berikut:

Cu : 1s22s22p63s23p64s23d9

Namun dengan aturan setengah penuh, orbital 3d cenderung mengambil elektron dari 4s untuk mencapai total 10 elektron.

Cu : 1s22s22p63s23p64s13d10

Diagram Orbital

Orbital adalah bagian dari subkulit atom, sebagai daerah yang paling mungkin ditempati elektron. Sedangkan diagram orbital adalah deskripsi gambaran dari elektron yang menempati orbital-orbital atom.

Dalam penyusunan diagram orbital, sebuah elektron disimbolkan dengan anak panah menghadap ke atas atau menghadap ke bawah. Anak panah yang menghadap ke atas biasanya melambangkan elektron dengan spin +½, sedangkan anak panah yang menghadap ke bawah melambangkan elektron dengan spin -½. Untuk menandai distribusi orbital dalam atom, anak panah ini diletakkan pada garis horizontal.

Orbital akan dilambangkan dengan dengan kotak. Orbital s = 1 kotak, orbital p = 3 kotak, orbital d = 5 kotak, dan orbital f = 7 kotak.


Sumber: mediabelajaronline.blogspot.com

Ada dua aturan yang perlu diperhatikan dalam menyusun diagram orbital, yaituAsas Larangan PaulidanAturan Hund.

Asas Larangan Pauli

Menurut Asas Larangan Pauli, “tidak boleh ada dua elektron dalam suatu atom yang memiliki keempat bilangan kuantum yang sama. Orbital yang sama akan memiliki bilangan kuantumn,l, danmyang sama. Yang membedakannya hanya bilangan kuantum spin (s).”


Sumber: kompas.com

Hal ini berarti bahwa setiap orbital maksimum berisi dua elektron dengan arah spin yang berlawanan. Misalnya suatu atom memiliki 2 elektron yang menghuni orbital 1s, maka diagram orbital yang benar menurut Larangan Pauli ditunjukkan oleh gambar c.

Aturan Hund

Menurut Aturan Hund, “orbital-orbital dengan energi yang sama, masing-masing diisi terlebih dahulu oleh satu elektron dengan arah (spin) yang sama, kemudian elektron akan memasuki orbital-orbital secara urut dengan arah (spin) berlawanan, atau dengan kata lain, dalam subkulit yang sama, masing-masing orbital terisi satu elektron dengan arah panah yang sama, kemudian elektron yang tersisa diisikan sebagai elektron pasangannya dengan arah panah yang berlawanan”.

Untuk memahami pernyataan di atas, mari kita perhatikan contoh diagram elektron berikut ini.


Sumber: mediabelajaronline.blogspot.com

Bila kita perhatikan diagram orbital unsur S pada konfigurasi 3p4, tiga elektron ditempatkan terlebih dahulu dengan gambar tanda panah ke atas, kemudian 1 elektron yang tersisa digambarkan dengan tanda panah ke bawah. Hal ini dilakukan mengikuti aturan Hund.

Sobat Pintar jangan lupa download aplikasi Aku Pintar di Play Store atau App Store, ya! Ada fitur Belajar Pintar yang bakal nemenin Sobat belajar di rumah. Simak juga artikel-artikel lainnya, yaa!




Writer: Muhammad Fahmi Ridlo
Editor: Deni Purbowati

HOME PEMBAHASAN UN KIMIA UJIAN NASIONAL KIMIA UN SISTEM PERIODIK UNSUR

Pembahasan soal-soal Ujian Nasional (UN) tentang sistem periodik unsur. Model soal yang sering masuk dalam ujian nasional bidang studi kimia khususnya tentang struktur atom dan sistem periodik unsur antara lain : memahami notasi unsur untuk menentukan jumlah proton, elektron, dan neutron dalam suatu unsur atau ion sehingga dapat menentukan konfigurasi elektron dan letak unsur dalam sistem periodik.
Menentukan konfigurasi elektron berdasarkan aturan Aufbau, Hund atau Model atom Bohr, menentukan konfigurasi elektron suatu unsur bila notasi atau nomor atom diketahui, menentukan nomor atom suatu unsur bila konfigurasi elektron diketahui.

Menentukan letak periode dan golongan suatu unsur, menentukan rumus senyawa yang terbentuk ketika dua unsur saling berikatan, menentukan jumlah elektron tidak berpasangan dalam suatu ion, menentukan harga bilangan kuantum, dan lain sebagainya.


Berikut beberapa kumpulan soal ujian nasional bidang studi kimia tentang sistem periodik unsur dan pembahasannya yang disajikan sedetail mungkin agar dapat dipahami. Soal-soal tentang periodik unsur biasanya berada di bagian paling depan (nomor 1-5).


(Ujian nasional 2012/2013)
  1. Letak unsur dan konfigurasi elektron yang tepat untuk unsur 19X adalah...(nomor atom Ar = 18)

    A. Periode 4, golongan IA, [Ar] 4s1
    B. Periode 1, golongan IB, [Ar] 4d1
    C. Periode 1, golongan IIA, [Ar] 4s2
    D. Periode 2, golongan IIB, [Ar] 4d2
    E. Periode 3, golongan IVA, [Ar] 4s2 3d2

    Pembahasan : menentukan letak unsur


    18Ar : 2  8  8 : 1s2  2s22p6  3s23p6
    19X : 2  8  8  1 : 1s2  2s22p6  3s23p6 4s1 : [Ar] 4s1 n = 4 ---> periode 4 eval = 1 ---> golongan IA

  2. Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir dari atom 16S adalah...

    A. n = 2, l = 0, m = 0, s = -1/2
    B. n = 3, l = 1, m = -1, s = -1/2
    C. n = 3, l = 1, m = 0, s = -1/2
    D. n = 3, l = 1, m = 0, s = +1/2
    E. n = 3, l = 1, m = +1, s = +1/2

    Pembahasan : menentukan harga bilangan kuantum


    16S : 2  8  6 : 1s2  2s22p6  3s23p4 Elektron terakhir berada pada orbital 3s3p Untuk orbital 3s :

    1. n = 3, l = 0, m = 0, s = +1/2


    2. n = 3, l = 0, m = 0, s = -1/2 Untuk orbital 3p

    1. n = 3, l = 1, m = +1, s = +1/2


    2. n = 3, l = 1, m = 0, s = +1/2
    3. n = 3, l = 1, m = -1, s = +1/2
    4. n = 3, l = 1, m = -1, s = -1/2 (opsi B)


(Ujian nasional 2011/2012)
Untuk soal nomor 1 dan 2. Dua unsur memiliki diagram orbital sebagai berikut :

  1. Nomor atom dari unsur X adalah...

    A. 17 B. 18

    C. 21

    D. 26 E. 30

    Pembahasan : menentukan nomor atom

    Ar dan Ne merupakan golongan gas mulia (VIIIA). Akan sangat membantu jika kita sudah hafal nomor atom dan nomor massa golongan gas mulia karena terkadang dalam soal tidak disebutkan nomor atomnya karena dianggap sudah harus mengerti. Nomor atom Ar = 18 Nomor atom X = Ar + 3 = 18 + 3 = 21

  2. Unsur Y dalam sistem periodik unsur terletak pada periode dan golongan...

    A. IIIA, 3 B. IIIB, 4 C. VA, 3

    D. VIIA, 3

    E. VIIB, 4

    Pembahasan : menentukan letak unsur

    Nomor atom Ne = 10 Nomor atom Y = Ne + 7 = 10 + 7 = 17

    17Y : 2  8  7 : 1s2  2s22p6  3s23p5

    Dari konfigurasi elektron tersebut dipeoleh : n = 3 ---> periode 3 eval = 7 ---> golongan VIIA

(Ujian nasional 2010/2011)
  1. Konfigurasi elektron X2- dari suatu unsur 16X adalah...

    A. 1s2  2s22p6  3s23p2
    B.1s2  2s22p6  3s23p4
    C.1s2  2s22p6  3s23p6
    D.1s2  2s22p6  3s23p6 3d2
    E.1s2  2s22p6  3s23p2 3d2

    Pembahasan : menentukan konfigurasi elekton

    Unsur x membentuk ion negatif seperti di atas berbarti menerima 2 elektron sehingga jumlah elektronnya menjadi :

    X2- = 16 + 2 = 18 ---> 1s2  2s22p6  3s23p6

  2. Letak unsur X dengan nomor atom 26 dan nomor massa 56 dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan dan periode...

    A. IIA dan 6 B. VIB dan 3 C. VIB dan 4 D. VIIIB dan 3

    E. VIIIB dan 4

    Pembahasan : menentukan letak unsur


    26X : 1s2  2s22p6  3s23p6 4s23d6 Ingat bahwa 4s3d merupakan salah satu karakteristik konfigurasi elektron unsur golongan B. Dari konfigurasi di atas diperoleh : n = 4 ---> periode 4

    eval (s+d) = 2 + 6 = 8 ---> golongan VIIIB


(Ujian nasional 2009/2010) Untuk soal no 1 sampai dengan 2. Tiga unsur memiliki notasi seperti di bawah ini :

  1. Nomor atom dari unsur X adalah...

    A. 1 B. 3 C. 5 D. 10

    E. 11

    Pembahasan : menentukan nomor atom

    Jika pada soal tidak diketahui nomor atom Ne, maka tugas menghafal unsur golongan IA sampai VIIIA pada saat-sat seperti ini harus dapat diandalkan. Untuk tingkat SMA, akan sangat membantu jika murid menghafal golongan-golongan utama. Atom Ne berada pada golongan gas mulia (VIIIA), periode 2 berarti nomor atomnya 10. Nomor atom Ne = 10 Nomor atom X = Ne + 1 = 11

  2. Unsur Y dalam sistem periodik unsur terletak pada periode dan golongan...

    A. IIA, 5 B. IIA, 6 C. IIA, 7 D. IVA, 5

    E. VA, 3

    Pembahasan : menentukan letak unsur

    Nomor atom Y = Ne + 5 = 15 15Y : 2  8  5 ---> golongan VA, periode 3.

(Ujian nasional 2008/2009) Untuk soal no 1 sampai dengan 3. Tiga unsur memiliki notasi seperti di bawah ini :

  1. Konfigurasi elektron dari unsur P adalah... (nomor atom Ne = 10, Ar = 18)

    A. [Ne] 3s1
    B. [Ne] 4s1
    C. [Ar] 3s1
    D. [Ar] 4s1
    E. [Ar] 4s2 3d1

    Pembahasan : Konfigurasi elektron Aturan Aufbau


    10Ne : 2  8  : 1s2 2s22p6

    18Ar : 2  8  8 : 1s2 2s22p6 3s23p6
    11P : 2  8  1 : 1s2 2s22p6 3s1 Bila dinyatakan dalam konfigurasi Ne dan Ar, maka konfigurasi elektron unsur P adalah sebagai berikut

    18Ar : [Ne] 3s1 : [Ar] 3s23p6

    Jadi, dari kelima opsi yang diberikan, opsi A adalah opsi yang benar.

  2. Konfigurasi elektron dari unsur Q jika membentuk ion ditunjukkan pada gambar...

    Pembahasan : Konfigurasi elektron model atom Bohr

    12Q : 2  8  2 Berdasarkan konfigurasi elektronnya, unsur Q terletak pada golongan IIA. Jika membentuk ion, unsur pada golongan IIA akan cenderung melepas elektron sebanyak 2 elektron sehingga menjadi ion positif dengan muatan +2 sehingga jumlah elektronnya tinggal 10.

    10Q : 2  8

    Berdasarkan konfigurasi di atas, maka model atom Bohr yang sesuai adalah gambar pada opsi B.


  3. Unsur 16T dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan dan periode berturut-turut...

    A. IVA, 3 B. VA, 2

    C. VIA, 3

    D. VIIA, 3 E. IVB, 2

    Pembahasan : menentukan letak unsur


    16T : 2  8  6 : 1s2 2s22p6 3s23p4

    Menurut atom Bohr, unsur T memiliki 3 kulit dan 6 elektron valensi maka T terletak pada periode 3 golongan VIA. Hal ini jelas terlihat dari konfigurasi elektronnya.


(Ujian Nasional 2007/2008)

Untuk soal nomor 1 sampai dengan 3. Duah buah unsur memiliki notasi seperti di bawah ini :



  1. Diagram orbital yang paling tepat untuk elektron terakhir dari unsur X adalah... (nomor atom Ar = 18, Kr = 36, Ne = 10)


    Pembahasan : konfigurasi elektron aturan Hund. Melihat opsi jawaban pada soal di atas, maka yang harus kita lakukan adalah menentukan susunan elektron dalam unsur X berdasarkan aturan Hund dan menghubungkannya dengan unsur-unsur yang diketahui pada soal. Karena no atom unsur X adalah 13, maka unsur yang mungkin digunakan untuk menyatakan konfigurasi elektron X adalah Ne dengan nomor atom 10. Secara sederhana, konfigurasi kedua unsur itu dapat kita tulis sebagai berikut :

    10Ne : 2  8


    13X : 2  8  3 ---> 13X : [Ne] 3 Selanjutnya berdasarkan aturan Hand, maka diagram orbital unsur X adalah sebagai berikut :

  2. Unsur Y dalam sistem periodik terletak pada...

    A. golongan IVB, periode 5 B. golongan VIIIB, periode 4 C. golongan IVA, periode 3

    D. golongan VIIA, periode 3

    E. golongan VIIIA, periode 3

    Pembahasan : menentukan letak unsur.

    Untuk menentukan letak unsur dalam sistem periodik kita dapat melihatnya berdasarkan konfigurasi elektron menggunakan aturan Aufbau. Tapi karena no atom unsur Y terbilang sederhana, kita dapat menentukan konfigurasi elektronnya secara sederhana seperti berikut :

    17Y : 2  8  7 ---> ada 3 kelas dengan 7 elektron di kulit terluar.

    Jadi, unsur Y berada pada golongan VIIA periode 3.

  3. Bila kedua unsur tersebut berikatan, maka rumus senyawa yang dihasilkan adalah...

    A. XY2
    B. XY3
    C. X2Y
    D. X3Y
    E. X2Y3

    Pembahasan : menentukan rumus senyawa.

    Untuk mengetahui rumus senyawa yang dihasilkan, kita perlu melihat berapa elektron yang dilepas atau diterima oleh masing-masing unsur. Untuk itu, akan sangat membantu jika kita mengetahui konfigurasi elektron ataupun letak mereka di sistem periodik secara sederhana seperti berikut :

    13X : 2  8  3 ---> golongan IIIA melepas 3 elektron


    17Y : 2  8  7 ---> golongan VIIA menerima 1 elektron

    Jadi, rumus senyawa yang terbentuk adalah XY3.

(Ujian Nasional 2006/2007)

  1. Isotop di bawah ini terdiri dari...

    A. 13 proton, 14 elektron, dan 27 neutron B. 13 proton, 13 elektron, dan 27 neutron

    C. 13 proton, 13elektron, dan 14 neutron

    D. 14 proton, 14 elektron, dan 13 neutron E. 27 proton, 27 elektron, dan 14 neutron

    Pembahasan : jumlah proton, elektron, dan neutron.

    Untuk emngerjakan soal seperti ini, kita harus mengingat kembali bagaimana notasi unsur. Notasi unsur pada umumnya ditulis seperti berikut :

    dengan :

    A = nomor massa

    X = lambang unsur

    Z = nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron

    Jumlah neutron = A - Z

    dengan :

    A = 27

    Z = 13 

    Jumlah neutron = 27 - 13 = 14.

    Maka, dari soal diketahui bahwa isotop tersebut memiliki 13 proton, 13 elektron, dan 14 neutron.

  2. Konfigurasi elektron dari unsur X adalah 1s2 2s22p6 3s23p6 4s23d104p6 5s24d105p3. Unsur tersebut terletak pada...

    A. golongan IIIA periode 5
    B. golongan VA periode 5 C. golongan VA periode 3 D. golongan IIIA periode 4 E. golongan VIA periode 5

    Pembahasan : menentukan letak unsur.

    Unsur-unsur golongan utama memiliki elektron valensi yang terletak pada subkulit ns dan np dengan n menyatakan jumlah kulit dan periode sementara elektron valensi menyatakan letak golongan.

    Dari subkulit 5s2dan 5p3 terlihat bahwa :

    n = 5 ---> periode 5 eval = 2 + 3 = 5 ---> golongan VA Jadi, unsur X terletak pada golongan VA periode 5. Dengan cara lain :

    1s2 2s22p6 3s23p6 4s23d104p6 5s24d105p3

    Dari konfigurasi elektron yang diketahui, perhatikan ns, np, dan nd. Jumlahkan elektron yang ada pada n kulit yang sama. Sehingga secara sederhana konfigurasi elektron tersebut dapat kita tulis sebagai berikut :

    X : 2  8  18  18  5.

    Jadi, unsur X terletak pada golongan VA periode 5.

(Ujian nasional 2005/2006)

  1. Di antara unsur-unsur 12P, 16Q, 19R, 34S, dan 53T yang terletak pada golongan yang sama dalam sistem periodik unsur adalah...

    A. P dan Q B. P dan R C. S dan T

    D. Q dan S

    E. R dan T

    Pembahasan : menentukan letak unsur

    P : 2 8 2 ---> golongan IIA Q : 2 8 6 ---> golongan VIA R : 2 8 8 1 ---> golongan IA S : 2 8 18 6 ---> golongan VIA T : 2 8 18 18 7 ---> golongan VIIA Jadi unsur yang terletak pada satu golongan adalah unsur Q dan S yaitu golongan VIA.

  2. Nomor atom unsur X sama dengan 27. Jumlah elektron tidak berpasangan dalam ion X+2 adalah...

    A. 1 B. 2

    C. 3


    D. 5 E. 7

    Pembahasan : jumlah elektron tidak berpasangan


    X    : 1s2 2s22p6 3s23p6 4s2 3d7
    X+2 : 1s2 2s22p6 3s23p6 3d74s0 Diagram elektronnya berdasarkan aturan Hund :

     

    Jadi jumlah elektron yang tidak berpasangan pada ion tersebut adalah 3 elektron.

MENU PEMBAHASAN UN KIMIA UJIAN NASIONAL KIMIA UN SISTEM PERIODIK UNSUR

Edutafsi.com adalah blog tentang bahan belajar. Gunakan menu atau penelusuran untuk menemukan bahan belajar yang ingin dipelajari.

Video yang berhubungan

Postingan terbaru

LIHAT SEMUA